Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / /

  • Ahli Hukum Soroti Polemik Tanah Milik TA Khalid, Negara Diminta Tegakkan Kepastian Hukum
    Pemerintahan | 3 bulan lalu
    Ahli Hukum Soroti Polemik Tanah Milik TA Khalid, Negara Diminta Tegakkan Kepastian Hukum

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Polemik dugaan penjualan tanah milik TA Khalid yang menyeret nama seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia kembali menyita perhatian publik. Laporan yang diajukan pengusaha Sofian M Diah ke kepolisian setempat tidak hanya memunculkan perdebatan antarindividu, tetapi juga membuka diskursus yang lebih luas tentang kepastian hukum, tata kelola agraria, serta integritas penegakan hukum.

  • Penunjukan TNI Aktif di Bea Cukai: Efektif Secara Praktis, Problematis Secara Prinsip
    Polkum | 11 bulan lalu
    Penunjukan TNI Aktif di Bea Cukai: Efektif Secara Praktis, Problematis Secara Prinsip

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Rencana penunjukan Letnan Jenderal (Letjen) TNI Djaka Budi Utama -- seorang perwira aktif TNI -- sebagai Dirjen Bea dan Cukai menuai sorotan dari kalangan akademisi. Posisi yang bersifat sipil itu dinilai tidak semestinya diisi oleh prajurit militer aktif, sebagaimana telah diatur dalam Pasal 47 Undang-Undang TNI.

  • Ahli Hukum: Bawa HP di TPS Dilarang, Simak!
    Polkum | 2 tahun lalu
    Ahli Hukum: Bawa HP di TPS Dilarang, Simak!

    DIALEKSIS.COM | Nasional - Satu hari lagi menuju 14 Febuari 2024 akan berlangsung momentum penting dalam agenda demokrasi yakni pencoblosan kertas suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Perbincangan seputar regulasi di TPS semakin menjadi sorotan. 

  • Karya Tiga Ahli Hukum: Memaparkan Kelemahan Demokrasi Melalui 'Dirty Vote'
    Berita | 2 tahun lalu
    Karya Tiga Ahli Hukum: Memaparkan Kelemahan Demokrasi Melalui 'Dirty Vote'

    DIALEKSIS.COM | Nasional - Film dokumenter "Dirty Vote", karya tiga pakar hukum tata negara, mengungkapkan kecurangan yang terjadi dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024. Dalam dokumenter ini, pandangan dari Bivitri Susanti, Feri Amsari, dan Zainal Arifin Mochtar disampaikan dengan jelas. Film ini mulai tayang di akun YouTube Dirty Vote pada hari Minggu (11/2/2024).